Oppo F1 Plus edisi Barcelona resmi dirilis

Oppo resmi meluncurkan Oppo F1 Plus FC Barcelona Edition. Smartphone tersebut hadir menyerupai jersey klub papan atas Liga Spanyol itu berwarna biru dengan aksen merah.

Selain warna biru cerah, Oppo F1 Plus FC Barcelona Edition juga dibekali emas 18K yang melapisi logo klub sepak bola dengan pemain andalan Lionel Messi itu. Tidak hanya desain luar, user interface juga dibuat khas FC Barcelona dengan garis biru dan merah.

Bukan hanya ponsel, Oppo juga menghadirkan pelindung perangkat dengan tanda tangan cetak laser milik bintang-bintang FC Barcelona yaitu Lionel Messi, Neymar, Luis Suárez, Ivan Rakitic dan Andrés Iniesta.

Dari segi dapur pacu, FC Barcelona Edition sama seperti Oppo F1 Plus yang berarti dilengkapi chipset Helio P10 dengan RAM 4GB. Selain itu, perangkat berlayar FullHD 5,5 inci tersebut juga dibekali kamera depan 13MP dan kamera belakang 16MP.

Oppo F1 Plus FC Barcelona Edition akan tersedia mulai pertengahan Juni dengan harga yang akan segera diumumkan, demikian GSM Arena.

Sumber : http://www.antaranews.com/berita/564174/oppo-f1-plus-edisi-barcelona-resmi-dirilis

Hasil pencarian di aplikasi YouTube Android akan lebih difilter

YouTube akan memperbaiki fitur pencarian pada aplikasi Androidnya di mana pengguna lebih banyak mengakses melalui perangkat mobile untuk meningkatkan pengalaman pengguna

Sejumlah orang yang tergabung dalam forum pengembang Android XDA melalui APK menggali versi terbaru dari aplikasi YouTube Android (11.20.54), dan menemukan beberapa filter tambahan untuk fitur pencarian.

Meski belum diimplementasikan, namun filter tersebut diharap segera diterapkan. Sehingga, hasil pencarian akan tersaring menurut peringkat, relevansi, atau jumlah penayangan, ataupun peringkat hasil pencarian yang merupakan kombinasi dari tiga metrik tersebut.

Sayangnya, belum ada informasi dari pihak Google untuk membawa fungsi yang belum dirilis tersebut untuk diimplementasikan dalam aplikasi.

Saat ini, aplikasi YouTube untuk Android hanya memberikan pilihan untuk menyaring pencarian berdasarkan tanggal, durasi, jenis konten, atau kualitas.

Pilihan penyaringan tersebut tentu sangat berguna, namun penambahan metrik akan membuat pencarian di dalam aplikasi semakin mudah, demikian GSM Arena.

Sumber : http://www.antaranews.com/berita/564169/hasil-pencarian-di-aplikasi-youtube-android-akan-lebih-difilter

Instagram Kembangkan Fitur untuk Bisnis

Instagram terus melakukan inovasi dengan coba merambah pasar bisnis. Sebelumnya, aplikasi sosial berbagi foto ini juga tengah menguji profil baru bagi pengguna bisnis, bahkan kabarnya saat ini Instagram sedang mengembangkan fitur baru.

Dilansir dari Mashable, Sabtu (14/5/2016), hal ini terungkap dari beredarnya gambar yang memperlihatkan aplikasi itu memiliki fitur analisis untuk bisnis. Di mana sepertinya melalui fiutr ini pengguna dapat mempelajari siapa saja yang tertarik dengan postingan mereka.

Pada gambar tersebut bahkan terlihat, versi bisnis tidak hanya memperlihatkan nama pengikut mereka.  Bahkan fitur analisis mampu menunjukkan lokasi, kisaran umur, dan rata-rata waktu yang dihabiskan pengguna instagram pada saat-saat tertentu.

Selain itu, pengguna bisnis juga dapat melihat “impressions” atas setiap postingan mereka. Hal ini menjadi metrik berharga bagi pemasar dan manager media sosial. Di mana melalui Impressions pengguna dapat melihat berapa kali postingan mereka dikunjungi.

Namun, sayangnya sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Instagram kapan fitur ini akan diluncurkan. Kehadiran fitur ini mungkin dapat memberikan sesuatu cukup signifikan bagi para pengguna yang menjalankan bisnisnya melalui Instagram.

Sumber : http://autotekno.sindonews.com/read/1108449/133/instagram-kembangkan-fitur-untuk-bisnis-1463196825

Awas, Virus Viking Horde Bisa Merusak Sistem Smartphone Anda

Perkembangan teknologi semakin canggih sudah pasti diikuti dengan perkembangan virus dan malware. Sekarang tak hanya menyerang perangkat komputer yang mampu dirusak sistemnya, kini sistem operasi Symbian, Android, iOS, bahkan Windows Mobile tak luput dari ancaman virus dan malware.

Seperti yang dilansir dari CNET, Kamis (19/5/2016), malware yang menyerang perangkat smartphone tersebut bernama Viking Horde. Sistem perederan malware ini terbilang canggih karena menyusup pada aplikasi dan game yang ada di Google Play Store, yang antara lain ada game Viking Jump, Parrot Copter dan Simple 2048, serta menyusup pada aplikasi Memory Booster dan WiFi Plus.

Hati-hati, Anda yang sudah memasang game atau aplikasi tersebut, dipastikan smartphone merupakan korban malware Viking Horde akan menjadi botnet. Dimana dapat dikendalikan oleh para hacker dari jarak jauh tanpa sepengetahuan pemiliknya. Tak hanya itu, para hacker juga dapat memaksa para korban untuk melakukan klik pada iklan yang muncul, sehingga menghasilkan uang untuk para hacker tersebut.

Bahkan lebih parahnya malware Viking Horde, mampu mengirimkan pesan spam dan juga mampu melancarkan serangan DDoS (Distributed Denial of Service), ke situs tertentu untuk dilumpuhkan dengan mengirimkan sejumlah paket data.

Cara kerja malware ini terbilang mengerikan karena dapat berjalan meskipun smartphone para korbannya tidak dalam keadaan di root. Apalagi bila smartphone korban dalam posisi root, maka lebih besar lagi celah yang dapat dimanfaatkan malware ini untuk melancarkan aksinya.

Namun untungnya, saat ini game dan aplikasi yang disusupi malware Viking Horde sudah dihapus oleh pihak Google. Disarankan bila yang sudah memasang game atau aplikasi di atas untuk melakukan format ulang, waspadalah.

Sumber : http://autotekno.sindonews.com/read/1109666/133/awas-virus-viking-horde-bisa-merusak-sistem-smartphone-anda-1463586379

Ini Paling Sering Dicari Saat Ramadhan Menurut Google

Bulan Ramadhan kerap kali dijadikan ajan untuk mempererat hubungan dengan keluarga, teman, dan sahabat. Bahkan bulan suci bagi umat muslim ini juga menjadi ajang bagi para brand dapat menjalin hubungan lebih erat dengan konsumennya melalui sesuatu yang relevan.

Berdasarkan penulusuran Google Indonesia, selama bulan Ramadhan kosumen menggunakan internet untuk melihat di mana saja peluang bagi pemasar . Setidaknya ada empat temuan  yang dirangkum Google Indonesia pada presentasinya dalam acara bertajuk “Ramadhan Indonesia: Wawasan dan Rekomendasi”. Sebagaimana dalam keterangan tertulis Google Indonesia Kamis (19/5/2016), berikut beberapa kategori yang sering dicari.

Pertama, bulan ramadhan selalu dimanfaatkan masyarakat untuk mengisi waktu luang untuk online. Tercatas sebanyak 81 persen pencarian terkait Ramadan dilakukan melalui perangkat seluler dan waktu tonton YouTube di perangkat seluler mencapai 13%.

Kedua, Ramadhan selalu dijadikan momen untuk memperbaiki diri. Dimana selama Ramadan, pencarian istilah terkait “perbaikan diri” mengalami lonjakan. Orang Indonesia ingin tampil dan merasa lebih baik serta tetap menjaga kesehatan, sehingga penelusuran resep, produk perawatan kulit, dan busana muslim mengalami peningkatan selama bulan Ramadan.

Ketiga Ramadhan merupakan momen yang tepat untuk berbelanja. Tahun lalu terdapat peningkatan volume pencarian pada lima kategori belanja: pakaian (meningkat 29%), travel(meningkat 30%), smartphone(meningkat 17%), telekomunikasi (meningkat 19%), dan barang elektronik (meningkat 24%). Sebab bagi sebagian besar orang, Ramadan berarti berbelanja.

Terakhir, Ramadhan juga merupakan waktu yang tepat untuk membangun merek. Pasalnya beberapa merek besar yang saat ini dibangun secara online dengan iklan video selama Ramadan.

Minat pada Ramadan sebenarnya telah dimulai jauh sebelum bulan Ramadan itu sendiri dan biasanya memuncak satu pekan sebelum Ramadan. Bagi para pemasar yang ingin tetap relevan selama Ramadhan mugkin bisa mempertimbangkan beberapa tren yang telah disebutkan.

Sumber : http://autotekno.sindonews.com/read/1109942/133/ini-paling-sering-dicari-saat-ramadhan-menurut-google-1463666402

Google Minta Bantuan Netizen untuk Pilih Nama Android Baru

Meski konferensi Google I/O 2016 telah berlangsung, Google belum menemukan nama yang pas untuk Android N. Sebelumnya Google memberikan nama makanan manis untuk kode nama OS Android.

Diharapkan Android N bisa meluncur akhir tahun ini, bahkan Google sampai sekarang masih meminta bantuan para netizen untuk membantu memberikan nama yang tepat untuk Android N. Nama OS baru dan nomor versi selalu dirahasiakan sampai rilis final bergulir.

Seperti sebelum-sebelumnya tradisi Google biasanya memperkenalkan nama dengan patung Android raksasa di halaman Gedung 44 di kampus Google yang merupakan basis tim Android.

Sebagai informasi, urutan setelah versi Alpha dan Beta dimulai dengan nama Cupcake (1,5), Gingerbread (2.3), Ice Cream Sandwich (4.0), KitKat (4.4), dan yang terbaru Marshmallow (6.0). Seperti dilansir dari Geek, Sabtu (21/5/2016), sekarang Android N telah tersedia dalam build Developer Preview untuk beberapa perangkat Nexus.

Pada versi ini, Android N membawa fitur split screen atau multi-windows, mampu mengoptimalkan aplikasi yang berjalan di latar belakang, dan perpindahan aplikasi cepat. Untuk memberikan nama, Google menyediakan tempat bagi Anda yang memiliki ide untuk nama Android N pada website mereka (klik). Google juga telah menyarankan beberapa kategori nama yang tidak disarankan.

Sumber : http://autotekno.sindonews.com/read/1110292/133/google-minta-bantuan-netizen-untuk-pilih-nama-android-baru-1463762754

Tips Memilih Tas Kamera

Tas kamera merupakan salah satu aksesoris wajib dalam fotografi. Sebagai seorang penghobi fotografi yang sering membawa kamera DSLR dan peralatan fotografi lainnya, maka kita harus memastikan bahwa perlengkapan kita dalam kondisi yang aman. Untuk itu, maka kita membutuhkan tas yang dapat membawa semua perlengkapan kita. Namun tas itu tidak hanya yang dapat memuat semua perlengkapan kita, tapi juga dapat melindungi kamera dan memberikan kita kenyamanan.

Ketika kita memutuskan akan membeli tas kamera baru, ada beberapa hal yang harus kita pertimbangkan. Berikut beberapa tips memilih tas kamera :

  1. Pilihlah tas kamera yang memakai bahan berkualitas, biasanya bahan yang baik terasa agak tebal namun lembut dan bersifat tahan air. Pastikan bahan dan risleting yang dipakai mampu untuk menahan beban kamera dan perlengkapan lainnya, terutama untuk tas kamera berukuran besar.
  2. Pilihlah tas kamera yang mempunyai kompartemen khusus sebagai penyimpanan aksesoris kecil seperti kartu memori cadangan, card reader, baterai cadangan, dll. Dengan adanya kantong tersebut , kita dapat menyimpan aksesoris kecil secara terpisah sesuai fungsinya.
  3. Pilihlah tas kamera yang mempunyai peredam benturan. Bahan yang empuk dan sekat yang fleksibel akan lebih memudahkan kita dalam mengatur penempatan kamera dalam tas.Sesuaikan tas kamera dengan kamera dan peralatan lainnya yang akan kita bawa. Tas bahu / shoulder bag / tas selempang menjadi alternatif pilihan jika memilih kemudahan pada saat mengambil atau memasukkan kamera ke dalam tas. Tas punggung / backpack bisa menjadi pilihan jika peralatan yang kita bawa cukup banyak. Ada pula yang berupa tas troli.
  4. Jika anda memilih tas kamera backpack pastikan bagian punggung terdapat busa yang tebal supaya punggung anda tidak sakit saat membawa tas kamera.

Dengan membaca tips memilih tas kamera di atas saya yakin paling tidak anda sudah punya gambaran jenis tas kamera seperti apa yang akan anda beli. Yang paling penting adalah belilah tas kamera sesuai budget dan kebutuhan anda.

Sumber : http://chip.co.id/news/tips-accessories_peripheral/16393/tips_memilih_tas_kamera

Google I/O 2016: Asisten Pribadi dan Cara Baru Chatting

Di ajang Google I/O 2016, Google kembali memperlihatkan teknologi terbaru yang akan dirilis tahun ini. Kali ini, Google memberikan Google Assistant, Allo, dan Duo.

Sundar Pichai selaku CEO dari Google, membuka ajang Google I/O 2016 dengan memperkenalkan teknologi yang akan menjadi basis dari semua features di Androin N, yaitu Google Assistant. Sekilas teknologi ini mirip dengan Siri yang dikembangkan oleh Apple. Namun, berbeda dengan Siri, teknologi ini terintegrasi sepenuhnya dengan teknologi Google sebagai search engine, OS, sampai dengan feature messaging.

Bisa dibilang, Google Assistant adalah asisten pribadi Anda yang terkemas dalam bentuk smartphone. Dengan feature ini, Anda bisa mencari tahu apa saja dengan menggunakan suara Anda. Sebagai contoh, Sundar bertanya kepada Google Assistant, siapakah yang menyutradarai film The Revenant, dari sana Google kemudian memberikan jawabannya dan menampilkan halaman yang berisikan info seputar sang sutradara. Tidak berhenti sampai di situ, Sundar kemudian melanjutkan pertanyaan dengan award apa saja yang pernah dimenangkan oleh si sutradara. Dari sini Sundar memperlihatkan bahwa Google Assistant layaknya seperti asisten pribadi yang bisa kita andalkan untuk menjawab segala macam kebutuhan kita secara berkala, tanpa harus mengulang pertanyaan yang sama.

Setelah memperkenalkan teknologi yang menjadi basis teknologi tahun ini, Sundar kemudian memperkenalkan timnya untuk memperlihatkan feature baru lainnya dari Google, yaitu feature messaging. Yang pertama adalah Allo.

Allo, adalah apps chat messenger seperti apps chatting pada umumnya. Tampilannya tidak jauh berbeda, dan cara bekerjanya pun tidak jauh berbeda. Allo akan mengakses nomor telepon dan contacts Anda untuk menjadi identitas user, dan selanjutnya langsung bisa digunakan ala WhatsApp. Layaknya aplikasi chatting lainnya, Allo juga memiliki emoji dan sticker. Menurut Amit Fulay selaku Product Manager dari Group Communication Google, stiker pada Allo dibuat oleh banyak artis dengan harapan dapat memberikan banyak pilihan stiker yang unik. Saat mengirimkan foto, Anda juga dapat memberikan sentuhan corat-coret terlebih dahulu sebelum dikirim. Serta ada feature yang dinamakan WhisperShout, yang berupa slider untuk mengubah ukuran fonts tulisan yang akan dikirim.

Namun, Allo memiliki feature yang jauh lebih banyak lagi. Salah satunya adalah integrasinya dengan Google Assistant. Di mana, aplikasi chatting ini bisa menebak atau memprediksikan jawaban yang akan Anda kirim berdasarkan dari pengalaman saat menggunakan Allo ataupun berdasarkan dari data yang ditampilkan dari chatting sebelumnya. Misalnya, ada yang memberikan foto lulusan sekolah, Allo akan bisa mengenali foto tersebut sebagai foto Anda saat sekolah dulu, dan akan memberikan beberapa pilihan jawaban terkait hal tersebut. Hal ini bisa mengurangi pengetikan pada keyboard.

Selain itu, Anda bisa ‘ngobrol’ dengan Google melalui aplikasi ini. Seperti halnya aplikasi Chatbot, Anda bisa mengobrol tentang segala hal dengan Allo. Bahkan Anda juga bisa bermain tebak pengetahuan film dengan hanya menggunakan emoji. Karena Allo terintegrasi dengan semua data yang Anda bagi di Google, maka personafikasi-nya akan menjadi lebih akurat. Bahkan Allo juga bisa memberikan saran berdasarkan dari hobi ataupun makanan kesukaan Anda.

Jika itu semua terdengar menakutkan bagi privasi Anda, jangan khawatir karena Allo juga dipersenjatai oleh enkripsi yang digunakan oleh Whatsapp. Google juga meyakinkan kita bahwa semua data tersebut tidak akan dapat diambil oleh pihak ketiga ataupun disalahgunakan oleh Google.

Setelah Allo, Google juga memperkenalkan Duo. Aplikasi chatting video selayaknya Facetime pada iOS. Namun, yang membedakannya dengan produk video chat lainnya adalah kemampuannya untuk dapat melihat video si penelpon terlebih dahulu sebelum kita menerima panggilan.

Hebatnya lagi, Allo dan Duo akan rilis pada musim panas tahun ini (sekitar Juni atau Juli), dan dapat digunakan pada Android maupun iOS.

Sumber : http://chip.co.id/news/technology-special_report/16379/google_io_2016_asisten_pribadi_dan_cara_baru_chatting

Pengguna Aktif AdBlock Plus Tembus 100 Juta

Tool pemblokir iklan paling populer, Adblock Plus, kini memiliki pengguna aktif lebih dari 100 juta. Empat bulan yang lalu Adblock Plus juga sudah mengumumkan bahwa aplikasinya sudah didownload lebih dari 500 juta kali. Pencapaian ini menunjukkan tingkat retensi yang memuaskan, mengingat Adblock Plus sudah dirilis sekitar 10 tahun dan tentunya sudah didownload lebih dari sekali oleh penggunanya.  

Untuk mendapatkan angka yang akurat dari jumlah pengguna aktif Adblock Plus memang cukup sulit, karena update pada kebijakan privasi Adblock Plus tidak memungkinkan bagi pihak lain untuk melihat jumlah pasti dari pengguna aktif. Terakhir kali diumumkan, pengguna aktif Adblock Plus masih menunjukkan angka 50 juta dan tidak di-update lagi setelah itu.

Namun kepala operasional Adblock Plus, Ben Williams, menjelaskan dalam pernyataannya bahwa untuk angka 100 juta ini merupakan angka terakhir yang berhasil mereka dapatkan di mana pihak Adblock sudah bekerja selama beberapa bulan untuk mendapatkan hasil yang paling akurat tanpa melanggar kebijakan privasinya yang sangat ketat tersebut. Adblock Plus tetap tidak menjelaskan bagaimana tepatnya mereka bisa mendapatkan jumlah pengguna aktifnya.

Namun ada sebuah peringatan besar yang dicantumkan Adblock Plus kepada para calon penggunanya, yakni jika mereka menggunakan Adblock Plus di lebih dari satu perangkat maka pengguna tersebut akan dihitung lebih dari satu kali. Angka ini juga menunjukkan ‘instalasi akfif’ dimana Adblock Plus tidak bisa melacak pengguna apakah menggunakan komputer, tablet atau smartphone. Sumber : http://www.jagatreview.com/2016/05/pengguna-aktif-adblock-plus-tembus-100-juta/

Intel Akan Hadirkan Prosesor Skylake Desktop Baru?

Prosesor desktop dengan arsitektur Skylake telah dihadirkan Intel sejak pertengahan tahun 2015 lalu. Untuk tahun 2016 ini, Intel disebut akan menghadirkan penerus dari Skylake, Kaby Lake. Namun, sebelum Kaby Lake, Intel bisa jadi akan merilis beberapa prosesor Skylake lagi, untuk desktop, dengan kecepatan lebih tinggi dari yang ada saat ini.     Berdasarkan kabar yang beredar di Internet, Intel telah mengeluarkan pengumuman terkait hadirnya sembilan prosesor Skylake LGA1151 baru.

Kesembilan prosesor tersebut terdiri dari tiga prosesor Core i3, empat prosesor Pentium, serta dua prosesor Celeron. Prosesor-prosesor tersebut adalah Core i3-6120, Core i3-6120T, Core i3-6320T, Pentium G4420, Pentium G4540, Pentium G4420T, Pentium G4520T, Celeron G3940, dan Celeron G3920T. Sayangnya, walaupun kode-kode prosesor tersebut telah muncul, belum ada keterangan terkait spesifikasi, terutam

a clock speed, dari masing-masing prosesor. Hanya saja, ada kabar yang menyebutkan bahwa Core i3-6320T akan mengusung clock speed 100 MHz di atas Core i3-6300T, yakni 3400 MHz. Bisa jadi, prosesor lain juga akan menawarkan peningkatan serupa. Intel sendiri memang belum mengumumkan resmi kehadiran prosesor-prosesor baru tersebut. Namun, bila Intel memang menyiapkan prosesor-prosesor tersebut, mereka akan menghadirkannya dalam waktu dekat ini. Tentunya, prosesor baru tersebut akan kompatibel dengan motherboard LGA1151 yang ada saat ini.

Sumber : http://www.jagatreview.com/2016/05/intel-akan-hadirkan-prosesor-skylake-desktop-baru/