Capcom Tambah Cerita Baru di Street Fighter 5

Capcom rupanya mendengar keluhan para gamer soal kurangnya konten offline di Street Fighter 5. Dalam waktu dekat, mereka akan menambahkan konten gameplay terbaru secara gratis.

Dalam sebuah wawancara, salah satu perwakilan Capcom Yoshinori Ono mengungkapkan hal ini. Ia menegaskan, pihaknya sadar bahwa konten game ini sangatlah tidak menarik dari segi cerita.

Ono mengatakan bahwa ekspansi cerita akan datang pada Juni beserta pembaruan lainnya. Diharapkan, pembaruan ini akan membuat pengalaman fans dalam bermain menjadi lebih nyata.

“Selain itu, kita akan menambahkan mode “Versus CPU” dan konten gameplay terbaru. Capcom akan melakukan yang terbaik untuk memanjakan para penggemar,” sebut Ono.

“Untuk para fans, kita sedang bekerja keras untuk mengatasi keluhan yang telah disuarakan. Kami memiliki rencana besar untuk menambah konten baru,” pungkasnya. Demikian seperti dikutip dari Eventhubs, Senin (2/5/2016).

Sumber : http://techno.okezone.com/read/2016/05/02/326/1377908/capcom-tambah-cerita-baru-di-street-fighter-5

Mighty No .9 Rampung, Tetapkan Rilis Final

Siapa yang masih ingat hype yang sempat muncul ketika sosok Keiji Inafune tiba-tiba merespon rasa haus gamer untuk sebuah game Megaman baru dengan sebuah proyek Kickstarter bernama Mighty No. 9? Meraih kesuksesan yang luar biasa dalam waktu yang begitu cepat, beberapa memang mendukungnya atas nama nostalgia. Tetapi kepercayaan pada sosok Inafune lah yang menjadi motor pendorong yang cukup efektif untuk membawa karakter yang satu ini ke industri game. Namun sayangnya, terlepas dari antisipasi yang begitu besar,  ia tak kunjung memperlihatkan batang hidungnya. Penundaan demi penundaan, alasan demi alasan, Mighty No.9 berakhir jadi sebuah proyek yang justru mengundang lebih banyak tanda tanya. Untungnya, kali mereka hadir dengan berita baik yang sudah lama dinantikan.

Keiji Inafune dan Comcept akhirnya mengumumkan tanggal rilis baru untuk Mighty No.9! Namun mereka berjanji, tak seperti rilis sebelumnya yang kemudian dihiasi dengan lebih banyak penundaan, ini merupakan tanggal rilis final untuk Mighty No.9.
Mighty No.9 akhirnya rampung dan punya tanggal rilis final – 21 Juni 2016 mendatang.
Mighty No.9 akhirnya rampung dan punya tanggal rilis final – 21 Juni 2016 mendatang.

Alasannya? Karena game ini sendiri sudah rampung. Mereka kini masuk ke tahap final untuk mulai mendistribusikan game ini, baik secara fisik maupun digital. Inafune juga meminta maaf soal kekecewaan yang sempat timbul karena kasus penundaan di masa lalu. Sayangnya, para pemilik PS Vita dan Nintendo 3DS yang tak sabar lagi mencicipi game ini kembali harus menunggu untuk waktu yang tak jelas sebelum bisa mencicipi game ini.

Mighty No. 9 akan dirilis pada tanggal 21 Juni 2016 mendatang untuk Playstation 3, Playstation 4, Xbox One, Xbox 360, Nintendo Wii U, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang masih menunggu game ini?

Sumber : http://jagatplay.com/2016/05/news/mighty-no-9-rampung-tetapkan-rilis-final/

Hotspot Wi-Fi Aneh Penyebab Pesawat Batal Lepas Landas

Sudah menjadi informasi umum bahwa terdapat beberapa maskapai penerbangan yang menyediakan jasa hotspot Wi-Fi selama perjalanan, walau biasanya baru boleh diakses ketika pesawat telah lepas landas dan terbang dalam keadaan stabil. Tapi pengecualian untuk hotspot Wi-Fi di pesawat ini, yang menyebabkan kepanikan baik untuk para staf maupun penumpangnya.

Penerbangan Qantas QF481 terpaksa ditunda hingga lebih dari 2 jam di Australia karena salah seorang penumpang menemukan satu buah nama hotspot Wi-Fi yang aneh, cenderung mengerikan. Nama Wi-Fi tersebut adalah “Mobile Detonation Device”, yang spontan membuat para staf penerbangan langsung siaga, tetapi tidak ada yang tahu asal perangkat yang telah membuat hotspot dengan nama tersebut.

Kapten pesawat pun langsung mengumumkan pesan kepada para penumpangnya bahwa sampai perangkat tersebut ditemukan, pesawat tidak akan lepas landas. Sayangnya, tidak ada satupun penumpang yang mengetahui maupun memiliki perangkat hotspot dengan nama aneh tersebut, menurut salah satu penumpang yang tak mau disebutkan namanya ketika berbicara dengan Yahoo!7. Dikatakan pula bahwa hotspot aneh tersebut terhubung dengan sistem entertainment di dalam pesawat itu.

Setelah pemeriksaan lebih lanjut dan intensif, pesawat akhirnya terbang dan mendarat dengan selamat di tujuan. Dikatakan, tidak ada resiko keamanan di dalam pesawat tersebut ketika diperiksa lebih lanjut.

Terdengar berlebihan? Bukanlah hal yang aneh ketika kesiagaan dan pemeriksaan keamanan di dalam pesawat terbang akan lebih ketat, mengingat terdapat banyak penumpang dari beragam negara yang turut terbang di dalamnya. Resiko teroris dan sejenisnya membuat para staf harus gerak cepat untuk menanggulangi masalah keamanan bagi penumpangnya.

Sumber : http://www.jagatreview.com/2016/05/hotspot-wi-fi-aneh-penyebab-pesawat-batal-lepas-landas/

Waspada, Melego Ponsel Sama Saja dengan Membuka Data Pribadi

Perusahaan pembuat aplikasi teknologi keamanan ponsel terbesar di dunia, Avast Software, mengklaim bahwa perusahaannya mampu mengidentifikasi data pribadi yang sensitif pada ponsel pintar yang dijual di toko-toko ponsel bekas.

Untuk melakukan uji coba, Avast membeli 20 ponsel pintar (smartphone) di beberapa toko ponsel bekas. Kemudian, mereka menggunakan perangkat lunak data recovery yang banyak tersedia di pasar secara gratis untuk mendeteksi data di ponsel pintar tersebut.

Hasilnya ternyata sangat mengagetkan. Avast berhasil menyelamatkan lebih dari 2.000 foto pribadi, email, pesan teks, faktur dan satu video dengan konten dewasa yang telah dihapus pemilik sebelumnya. Selain itu, pemilik ponsel sebelumnya juga sering lupa melakukan log out dari akun Gmail, dan hal ini menimbulkan resiko pemilik baru diam-diam membaca atau mengirim pesan melalui akun tersebut.

“Ponsel Android terbaru cukup aman dalam hal reset pabrik (factory reset). Namun, masih banyak ponsel dengan versi Android lama yang memiliki fitur reset yang kurang baik yang masih dijual,” ungkap President of Mobile Avast Software, Gagan Singh, dalam siaran persnya, Senin (25/4).

Dua tahun sebelumnya, lanjut dia, Avast melakukan eksperimen yang serupa dengan ponsel yang dijual pemilik secara online di Amerika Serikat. Dalam eksperimen ini, Avast menemukan lebih dari 40.000 foto pribadi, email dan pesan teks.

Kesimpulannya, kata Singh, di saat teknologi ponsel pintar yang kian berkembang, masih saja konsumen kurang memiliki kesadaran mengenai cara memproteksi data pribadi yang sensitif.

“Menurut penelitian yang kami lakukan, beberapa orang lupa menghapus data pribadi dan melakukan reset pabrik sebelum menjual ponsel mereka. Untuk memastikan bahwa semua data telah dihapus, pemilik harus melakukan overwrite terhadap data-data mereka. Tanpa melakukan langkah-langkah ini, data pribadi mereka dapat diakses oleh pemilik baru,” kata Singh.

“Selain itu, pemilik ponsel juga memiliki tanggung jawab untuk menghapus semua data sensitif dan data pribadi dari ponsel mereka sebelum dijual, dan mereka tidak bisa bergantung pada pemilik toko untuk menghapus sisa data yang ada,” tambahnya.

Ketika menjual ponsel, kata Singh, pastikan identitas dan data pribadi Anda telah terhapus. Bila data pribadi jatuh ke tangan yang salah, orang yang tidak bertanggung jawab tentu dapat memanfaatkannya untuk melakukan pencurian identitas atau melakukan pemerasan, atau menyebarkan konten dewasa lewat internet.

“Kami tahu, pemilik ponsel tentu tidak akan suka jika orang asing melihat foto-foto mereka. Jadi, pastikan Anda memiliki waktu untuk menghapus data sensitif sebelum menjual ponsel,” katanya.

Untuk menghindari hal tersebut, kata Singh, Avast menganjurkan pemilik ponsel yang ingin menjual ponsel mereka untuk menginstal aplikasi Avast Anti-Theft yang tersedia gratis dan gunakan fitur thorough wipe untuk menghapus data secara permanen.

Avast Anti-Theft sendiri bisa diunduh secara gratis di Google Play,” kata Singh.

Sumber : http://www.beritasatu.com/gadget/361853-waspada-melego-ponsel-sama-saja-dengan-membuka-data-pribadi.html

Pencipta Bitcoin Akhirnya Buka Identitas Aslinya

Misteri yang menyelubungi siapakah pencipta Bitcoin akhirnya terkuak, Senin (2/5). Adalah pengusaha asal Australia Craig Wright yang mengidentifikasikan dirinya sebagai pencipta Bitcoin Satoshi Nakamoto. Pengakuan tersebut mengakhiri spekulasi selama bertahun-tahun mengenai siapa yang melontarkan ide mengenai mata uang digital tersebut.

Wright memberikan bukti-bukti teknis untuk mendukung klaimnya sebagai pencipta Bitcoin dengan menunjukkan kepemilikan Bitcoin yang hanya dimiliki oleh Satoshi Nakamoto.

Pengakuan yang dilakukan oleh Wright tersebut diberikan kepada tiga media saja, BBC, The Economist serta GQ.

Dalam pertemuan dengan BBC, Wright memberikan pesan yang telah ditandatangani secara digital menggunakan kunci kriptografi yang dibuat pada masa awal pengembangan Bitcoin. Kunci tersebut terkait dengan Bitcoin yang diketahui dibuat atau “ditambang” oleh Satoshi Nakamoto.

“Ini adalah blok (kriptografi) yang digunakan untuk mengirimkan 10 Bitcoin kepada Hal Finney pada Januari (2009) sebagai transaksi Bitcoin pertama,” kata Wright dalam demonstrasi yang ditunjukkannya.

Ahli kriptografi Hal Finney adalah salah satu insinyur yang membantu ide Wright mewujudkan protokol Bitcoin.

“Saya adalah bagian utama (dari Bitcoin), tapi orang lain juga membantu saya,” kata Wright.

Lebih lanjut Wright mengutarakan bahwa dia berencana merilis informasi yang membuat pihak lain memverifikasi dirinya secara kriptografi adalah Satoshi Nakamato.

Sumber : http://www.beritasatu.com/sains/363048-pencipta-bitcoin-akhirnya-buka-identitas-aslinya.html

Tantangan Pelaku E-commerce Menurut UCWeb

UCWeb, perusahaan pembuat mobile browser meluncurkan UC Cradle Program untuk meningkatkan para pelaku bisnis e-commerce di Indonesia. Kenny Ye, General Manager Global Markets, Alibaba mobile business group, menekankan empat tantangan utama bagi pelaku bisnis online ritel pada industri e-commerce Indonesia yang sedang berkembang.

Kenny Ye, General Manager Global Markets, Alibaba mobile business group.

Kenny Ye, General Manager Global Markets, Alibaba mobile business group.

“Indonesia merupakan negara pertama dimana sejumlah besar para pengguna Internet menggunakan perangkat mobile mereka untuk mengakses Internet guna mendapatkan konten atau layanan, termasuk belanja secara online. Kami menemukan bahwa pelaku e-commerce lokal kini sedang menghadapi empat tantangan utama, yaitu akuisisi, user engagement, pengalaman belanja dan memperkuat brand awareness,” ujar Kenny di Indonesia E-commerce Summit & Expo 2016.

Untuk membantu menjawab berbagai tantangan tersebut dengan efisien dan hemat biaya, Kenny Ye menjelaskan bagaimana para pelaku bisnis online dapat memanfaatkan dan mengkombinasikan berbagai jenis sumber daya, misalnya premium traffic, sumber-sumber daya berkualitas dan  kampanye-kampanye co-branding yang ditawarkan oleh UCWeb melalui Cradle Program tersebut. “Melalui kolaborasi dengan para pelaku e-commerce di Indonesia, kami dapat menghasilkan nilai tambah kepada para pengguna kami dan pada saat yang bersamaan menyediakan dukungan besar bagi para mitra pelaku bisnis online kami,” ujar Kenny.

Hasil survei UCWeb yang dilakukan pada bulan Maret 2016 dengan jumlah partisipan sebanyak 2.829 pengguna internet mobile, mengungkapkan bahwa 76,4% dari seluruh partisipan mengakui berbelanja secara online setidaknya sekali dalam sebulan dan membelanjakan rata-rata sebesar Rp. 100.000 setiap bulannya.

“Kami menemukan bahwa belanja secara online di Indonesia, sebagian besar, ternyata merupakan belanja yang dilakukan pada perangkat mobile. Dengan semakin banyaknya pengguna Internet Indonesia yang mulai mengadopsi belanja secara online sebagai bagian dari gaya hidup, sebagian besar dari mereka telah menganut ide ‘mobile first’. Hal ini meyakinkan kami pada value kami terhadap industri e-commerce lokal yang terus meluas,” tambah Kenny.

Beberapa temuan lainnya dalam survei tersebut diantaranya 72,2% dari orang yang berbelanja secara online biasanya menghabiskan paling tidak 1 jam untuk berbelanja, dan 87,4% dari mereka berbelanja  melalui perangkat mobile.

Alasan paling populer berbelanja secara online adalah kenyamanan berbelanja di manapun dan kapanpun, dan yang kedua adalah promo-promo, serta diikuti karena kebutuhan tak berkala.

Adapun situs-situs toko belanja online konvensional masih tetap menjadi pilihan utama bagi orang-orang yang berbelanja secara online, sedangkan pilihan paling tidak populer adalah melalui forum online dan situs-situs iklan.

Alasan utama yang menurunkan motivasi orang yang berbelanja secara online untuk mengunduh aplikasi belanja adalah mereka bisa berbelanja secara online melalui browser (49%). Dua alasan lainnya adalah karena mereka sudah banyak memiliki aplikasi (37,3%) dan khawatir aplikasi belanja tersebut menghabiskan kapasitas penyimpanan perangkat mobile mereka (26%).

Kenny juga mengungkapkan bahwa lima hal yang mendorong para pengguna untuk melakukan pembelian secara online adalah fitur perbandingan harga antar-platform belanja online, proses pembayaran yang aman, info terbaru tentang diskon di seluruh situs belanja online, info terbaru tentang produk-produk baru di seluruh situs belanja online, serta akses sekali jalan ke seluruh platform belanja online.

sumber : http://swa.co.id/technology/tantangan-pelaku-e-commerce-menurut-ucweb