Versi Teranyar Opera untuk Komputer Diklaim 45% Lebih Cepat dibanding Chrome

Dengan mengintegrasikan ternologi ad blocker langsung pada kode yang tertulis di dalam browser, versi terbaru Opera untuk komputer mampu mempercepat loading halaman hingga 89% dibanding dengan browser lain yang tidak menggunakan fitur ad blocker. Dalam keterangan resminya, Senin (9/5/2016)., browser Opera untuk komputer juga 45% lebih cepat dibandingkan dengan Google Chrome yang menggunakan aplikasi pemblokir iklan pihak ketiga.

Cara mengaktifkan teknologi native ad-block Opera Mini: Di bawah menu “O” di Opera Mini pengaktifan dapat mulai dengan mengklik “data savings summary.” Pada iOS, fitur ad blocker hanya dapat digunakan dalam mode penghematan data Opera Turbo, sementara untuk Android fitur ini tersedia di kedua mode pengehematan data yang tersedia. Opera untuk komputer: Fitur ad blocker dapat diaktifkan di bagian settings. Menonaktifkan fitur ad blocker untuk situs tertentu dapat dilakukan dengan mengklik ikon perisai pada address bar. Dialog di address bar juga menyajikan data statistik tentang jumlah iklan yang diblokir untuk situs tersebut, dan total jumlah iklan yang diblokir. Anda juga bisa membandingkan kecepatan loading halaman dengan atau tanpa fitur ad blocker.

Fitur-fitur lain Opera Mini: Versi terbaru Opera Mini untuk Android yang diluncurkan hari ini memiliki performa dan kecepatan yang lebih baik dari versi sebelumnya. Pada versi ini, pengguna bisa menambahkan situs favorit pada home screen smartphone sehingga situs tersebut lebih mudah diakses. Selain itu, versi ini juga dilengkapi dengan Discover newsfeed versi terbaru untuk mengakses artikel terpopuler di Internet. Opera untuk PC: Versi terbaru browser Opera untuk komputer yang diluncurkan hari ini juga menyajikan fitur video pop-out. Ini memungkinkan Anda memindahkan frame video ke bagian sudut layar sehingga Anda bisa melakukan multi-tasking: browsing, belanja online, atau melakukan riset tanpa harus ketinggalan aksi di video tersebut.

Anda bisa menempatkan video di bagian layar manapun dan bisa secara cepat menutup video, bila memang diperlukan. Untuk mencoba sendiri fitur ini, Anda dapat  mengunduh browser Opera untuk komputer atau Anda juga bisa mencoba fitur ad blocker gratis di Opera Mini untuk Android. Sumber : http://autotekno.sindonews.com/read/1107081/133/versi-teranyar-opera-untuk-komputer-diklaim-45-lebih-cepat-dibanding-chrome-1462773706

Capcom Tambah Cerita Baru di Street Fighter 5

Capcom rupanya mendengar keluhan para gamer soal kurangnya konten offline di Street Fighter 5. Dalam waktu dekat, mereka akan menambahkan konten gameplay terbaru secara gratis.

Dalam sebuah wawancara, salah satu perwakilan Capcom Yoshinori Ono mengungkapkan hal ini. Ia menegaskan, pihaknya sadar bahwa konten game ini sangatlah tidak menarik dari segi cerita.

Ono mengatakan bahwa ekspansi cerita akan datang pada Juni beserta pembaruan lainnya. Diharapkan, pembaruan ini akan membuat pengalaman fans dalam bermain menjadi lebih nyata.

“Selain itu, kita akan menambahkan mode “Versus CPU” dan konten gameplay terbaru. Capcom akan melakukan yang terbaik untuk memanjakan para penggemar,” sebut Ono.

“Untuk para fans, kita sedang bekerja keras untuk mengatasi keluhan yang telah disuarakan. Kami memiliki rencana besar untuk menambah konten baru,” pungkasnya. Demikian seperti dikutip dari Eventhubs, Senin (2/5/2016).

Sumber : http://techno.okezone.com/read/2016/05/02/326/1377908/capcom-tambah-cerita-baru-di-street-fighter-5

Mighty No .9 Rampung, Tetapkan Rilis Final

Siapa yang masih ingat hype yang sempat muncul ketika sosok Keiji Inafune tiba-tiba merespon rasa haus gamer untuk sebuah game Megaman baru dengan sebuah proyek Kickstarter bernama Mighty No. 9? Meraih kesuksesan yang luar biasa dalam waktu yang begitu cepat, beberapa memang mendukungnya atas nama nostalgia. Tetapi kepercayaan pada sosok Inafune lah yang menjadi motor pendorong yang cukup efektif untuk membawa karakter yang satu ini ke industri game. Namun sayangnya, terlepas dari antisipasi yang begitu besar,  ia tak kunjung memperlihatkan batang hidungnya. Penundaan demi penundaan, alasan demi alasan, Mighty No.9 berakhir jadi sebuah proyek yang justru mengundang lebih banyak tanda tanya. Untungnya, kali mereka hadir dengan berita baik yang sudah lama dinantikan.

Keiji Inafune dan Comcept akhirnya mengumumkan tanggal rilis baru untuk Mighty No.9! Namun mereka berjanji, tak seperti rilis sebelumnya yang kemudian dihiasi dengan lebih banyak penundaan, ini merupakan tanggal rilis final untuk Mighty No.9.
Mighty No.9 akhirnya rampung dan punya tanggal rilis final – 21 Juni 2016 mendatang.
Mighty No.9 akhirnya rampung dan punya tanggal rilis final – 21 Juni 2016 mendatang.

Alasannya? Karena game ini sendiri sudah rampung. Mereka kini masuk ke tahap final untuk mulai mendistribusikan game ini, baik secara fisik maupun digital. Inafune juga meminta maaf soal kekecewaan yang sempat timbul karena kasus penundaan di masa lalu. Sayangnya, para pemilik PS Vita dan Nintendo 3DS yang tak sabar lagi mencicipi game ini kembali harus menunggu untuk waktu yang tak jelas sebelum bisa mencicipi game ini.

Mighty No. 9 akan dirilis pada tanggal 21 Juni 2016 mendatang untuk Playstation 3, Playstation 4, Xbox One, Xbox 360, Nintendo Wii U, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang masih menunggu game ini?

Sumber : http://jagatplay.com/2016/05/news/mighty-no-9-rampung-tetapkan-rilis-final/

Hotspot Wi-Fi Aneh Penyebab Pesawat Batal Lepas Landas

Sudah menjadi informasi umum bahwa terdapat beberapa maskapai penerbangan yang menyediakan jasa hotspot Wi-Fi selama perjalanan, walau biasanya baru boleh diakses ketika pesawat telah lepas landas dan terbang dalam keadaan stabil. Tapi pengecualian untuk hotspot Wi-Fi di pesawat ini, yang menyebabkan kepanikan baik untuk para staf maupun penumpangnya.

Penerbangan Qantas QF481 terpaksa ditunda hingga lebih dari 2 jam di Australia karena salah seorang penumpang menemukan satu buah nama hotspot Wi-Fi yang aneh, cenderung mengerikan. Nama Wi-Fi tersebut adalah “Mobile Detonation Device”, yang spontan membuat para staf penerbangan langsung siaga, tetapi tidak ada yang tahu asal perangkat yang telah membuat hotspot dengan nama tersebut.

Kapten pesawat pun langsung mengumumkan pesan kepada para penumpangnya bahwa sampai perangkat tersebut ditemukan, pesawat tidak akan lepas landas. Sayangnya, tidak ada satupun penumpang yang mengetahui maupun memiliki perangkat hotspot dengan nama aneh tersebut, menurut salah satu penumpang yang tak mau disebutkan namanya ketika berbicara dengan Yahoo!7. Dikatakan pula bahwa hotspot aneh tersebut terhubung dengan sistem entertainment di dalam pesawat itu.

Setelah pemeriksaan lebih lanjut dan intensif, pesawat akhirnya terbang dan mendarat dengan selamat di tujuan. Dikatakan, tidak ada resiko keamanan di dalam pesawat tersebut ketika diperiksa lebih lanjut.

Terdengar berlebihan? Bukanlah hal yang aneh ketika kesiagaan dan pemeriksaan keamanan di dalam pesawat terbang akan lebih ketat, mengingat terdapat banyak penumpang dari beragam negara yang turut terbang di dalamnya. Resiko teroris dan sejenisnya membuat para staf harus gerak cepat untuk menanggulangi masalah keamanan bagi penumpangnya.

Sumber : http://www.jagatreview.com/2016/05/hotspot-wi-fi-aneh-penyebab-pesawat-batal-lepas-landas/

Waspada, Melego Ponsel Sama Saja dengan Membuka Data Pribadi

Perusahaan pembuat aplikasi teknologi keamanan ponsel terbesar di dunia, Avast Software, mengklaim bahwa perusahaannya mampu mengidentifikasi data pribadi yang sensitif pada ponsel pintar yang dijual di toko-toko ponsel bekas.

Untuk melakukan uji coba, Avast membeli 20 ponsel pintar (smartphone) di beberapa toko ponsel bekas. Kemudian, mereka menggunakan perangkat lunak data recovery yang banyak tersedia di pasar secara gratis untuk mendeteksi data di ponsel pintar tersebut.

Hasilnya ternyata sangat mengagetkan. Avast berhasil menyelamatkan lebih dari 2.000 foto pribadi, email, pesan teks, faktur dan satu video dengan konten dewasa yang telah dihapus pemilik sebelumnya. Selain itu, pemilik ponsel sebelumnya juga sering lupa melakukan log out dari akun Gmail, dan hal ini menimbulkan resiko pemilik baru diam-diam membaca atau mengirim pesan melalui akun tersebut.

“Ponsel Android terbaru cukup aman dalam hal reset pabrik (factory reset). Namun, masih banyak ponsel dengan versi Android lama yang memiliki fitur reset yang kurang baik yang masih dijual,” ungkap President of Mobile Avast Software, Gagan Singh, dalam siaran persnya, Senin (25/4).

Dua tahun sebelumnya, lanjut dia, Avast melakukan eksperimen yang serupa dengan ponsel yang dijual pemilik secara online di Amerika Serikat. Dalam eksperimen ini, Avast menemukan lebih dari 40.000 foto pribadi, email dan pesan teks.

Kesimpulannya, kata Singh, di saat teknologi ponsel pintar yang kian berkembang, masih saja konsumen kurang memiliki kesadaran mengenai cara memproteksi data pribadi yang sensitif.

“Menurut penelitian yang kami lakukan, beberapa orang lupa menghapus data pribadi dan melakukan reset pabrik sebelum menjual ponsel mereka. Untuk memastikan bahwa semua data telah dihapus, pemilik harus melakukan overwrite terhadap data-data mereka. Tanpa melakukan langkah-langkah ini, data pribadi mereka dapat diakses oleh pemilik baru,” kata Singh.

“Selain itu, pemilik ponsel juga memiliki tanggung jawab untuk menghapus semua data sensitif dan data pribadi dari ponsel mereka sebelum dijual, dan mereka tidak bisa bergantung pada pemilik toko untuk menghapus sisa data yang ada,” tambahnya.

Ketika menjual ponsel, kata Singh, pastikan identitas dan data pribadi Anda telah terhapus. Bila data pribadi jatuh ke tangan yang salah, orang yang tidak bertanggung jawab tentu dapat memanfaatkannya untuk melakukan pencurian identitas atau melakukan pemerasan, atau menyebarkan konten dewasa lewat internet.

“Kami tahu, pemilik ponsel tentu tidak akan suka jika orang asing melihat foto-foto mereka. Jadi, pastikan Anda memiliki waktu untuk menghapus data sensitif sebelum menjual ponsel,” katanya.

Untuk menghindari hal tersebut, kata Singh, Avast menganjurkan pemilik ponsel yang ingin menjual ponsel mereka untuk menginstal aplikasi Avast Anti-Theft yang tersedia gratis dan gunakan fitur thorough wipe untuk menghapus data secara permanen.

Avast Anti-Theft sendiri bisa diunduh secara gratis di Google Play,” kata Singh.

Sumber : http://www.beritasatu.com/gadget/361853-waspada-melego-ponsel-sama-saja-dengan-membuka-data-pribadi.html

Pencipta Bitcoin Akhirnya Buka Identitas Aslinya

Misteri yang menyelubungi siapakah pencipta Bitcoin akhirnya terkuak, Senin (2/5). Adalah pengusaha asal Australia Craig Wright yang mengidentifikasikan dirinya sebagai pencipta Bitcoin Satoshi Nakamoto. Pengakuan tersebut mengakhiri spekulasi selama bertahun-tahun mengenai siapa yang melontarkan ide mengenai mata uang digital tersebut.

Wright memberikan bukti-bukti teknis untuk mendukung klaimnya sebagai pencipta Bitcoin dengan menunjukkan kepemilikan Bitcoin yang hanya dimiliki oleh Satoshi Nakamoto.

Pengakuan yang dilakukan oleh Wright tersebut diberikan kepada tiga media saja, BBC, The Economist serta GQ.

Dalam pertemuan dengan BBC, Wright memberikan pesan yang telah ditandatangani secara digital menggunakan kunci kriptografi yang dibuat pada masa awal pengembangan Bitcoin. Kunci tersebut terkait dengan Bitcoin yang diketahui dibuat atau “ditambang” oleh Satoshi Nakamoto.

“Ini adalah blok (kriptografi) yang digunakan untuk mengirimkan 10 Bitcoin kepada Hal Finney pada Januari (2009) sebagai transaksi Bitcoin pertama,” kata Wright dalam demonstrasi yang ditunjukkannya.

Ahli kriptografi Hal Finney adalah salah satu insinyur yang membantu ide Wright mewujudkan protokol Bitcoin.

“Saya adalah bagian utama (dari Bitcoin), tapi orang lain juga membantu saya,” kata Wright.

Lebih lanjut Wright mengutarakan bahwa dia berencana merilis informasi yang membuat pihak lain memverifikasi dirinya secara kriptografi adalah Satoshi Nakamato.

Sumber : http://www.beritasatu.com/sains/363048-pencipta-bitcoin-akhirnya-buka-identitas-aslinya.html

Tantangan Pelaku E-commerce Menurut UCWeb

UCWeb, perusahaan pembuat mobile browser meluncurkan UC Cradle Program untuk meningkatkan para pelaku bisnis e-commerce di Indonesia. Kenny Ye, General Manager Global Markets, Alibaba mobile business group, menekankan empat tantangan utama bagi pelaku bisnis online ritel pada industri e-commerce Indonesia yang sedang berkembang.

Kenny Ye, General Manager Global Markets, Alibaba mobile business group.

Kenny Ye, General Manager Global Markets, Alibaba mobile business group.

“Indonesia merupakan negara pertama dimana sejumlah besar para pengguna Internet menggunakan perangkat mobile mereka untuk mengakses Internet guna mendapatkan konten atau layanan, termasuk belanja secara online. Kami menemukan bahwa pelaku e-commerce lokal kini sedang menghadapi empat tantangan utama, yaitu akuisisi, user engagement, pengalaman belanja dan memperkuat brand awareness,” ujar Kenny di Indonesia E-commerce Summit & Expo 2016.

Untuk membantu menjawab berbagai tantangan tersebut dengan efisien dan hemat biaya, Kenny Ye menjelaskan bagaimana para pelaku bisnis online dapat memanfaatkan dan mengkombinasikan berbagai jenis sumber daya, misalnya premium traffic, sumber-sumber daya berkualitas dan  kampanye-kampanye co-branding yang ditawarkan oleh UCWeb melalui Cradle Program tersebut. “Melalui kolaborasi dengan para pelaku e-commerce di Indonesia, kami dapat menghasilkan nilai tambah kepada para pengguna kami dan pada saat yang bersamaan menyediakan dukungan besar bagi para mitra pelaku bisnis online kami,” ujar Kenny.

Hasil survei UCWeb yang dilakukan pada bulan Maret 2016 dengan jumlah partisipan sebanyak 2.829 pengguna internet mobile, mengungkapkan bahwa 76,4% dari seluruh partisipan mengakui berbelanja secara online setidaknya sekali dalam sebulan dan membelanjakan rata-rata sebesar Rp. 100.000 setiap bulannya.

“Kami menemukan bahwa belanja secara online di Indonesia, sebagian besar, ternyata merupakan belanja yang dilakukan pada perangkat mobile. Dengan semakin banyaknya pengguna Internet Indonesia yang mulai mengadopsi belanja secara online sebagai bagian dari gaya hidup, sebagian besar dari mereka telah menganut ide ‘mobile first’. Hal ini meyakinkan kami pada value kami terhadap industri e-commerce lokal yang terus meluas,” tambah Kenny.

Beberapa temuan lainnya dalam survei tersebut diantaranya 72,2% dari orang yang berbelanja secara online biasanya menghabiskan paling tidak 1 jam untuk berbelanja, dan 87,4% dari mereka berbelanja  melalui perangkat mobile.

Alasan paling populer berbelanja secara online adalah kenyamanan berbelanja di manapun dan kapanpun, dan yang kedua adalah promo-promo, serta diikuti karena kebutuhan tak berkala.

Adapun situs-situs toko belanja online konvensional masih tetap menjadi pilihan utama bagi orang-orang yang berbelanja secara online, sedangkan pilihan paling tidak populer adalah melalui forum online dan situs-situs iklan.

Alasan utama yang menurunkan motivasi orang yang berbelanja secara online untuk mengunduh aplikasi belanja adalah mereka bisa berbelanja secara online melalui browser (49%). Dua alasan lainnya adalah karena mereka sudah banyak memiliki aplikasi (37,3%) dan khawatir aplikasi belanja tersebut menghabiskan kapasitas penyimpanan perangkat mobile mereka (26%).

Kenny juga mengungkapkan bahwa lima hal yang mendorong para pengguna untuk melakukan pembelian secara online adalah fitur perbandingan harga antar-platform belanja online, proses pembayaran yang aman, info terbaru tentang diskon di seluruh situs belanja online, info terbaru tentang produk-produk baru di seluruh situs belanja online, serta akses sekali jalan ke seluruh platform belanja online.

sumber : http://swa.co.id/technology/tantangan-pelaku-e-commerce-menurut-ucweb

Cara Menonton YouTube Secara Offline Tanpa Internet

Cara menonton youtube secara offline – Youtube baru saja merilis fitur terbaru pada aplikasi android Youtube For Android. Layanan streaming Video terbesar di dunia ini membuat kejutan dengan membenamkan fitur Streaming offline. Dengan demikian kini pengguna aplikasi Youtube tak perlu susah susah mendownload video dengan berbagaia trik karena secara legal dan resmi, YouTube sudah menyertakan fitur semacam itu di update terbarunya. Sejatinya fitur terbaru ini sudah sejak lama digodok, namun baru pertengahan Desember ini dirilis di Indonesia dan dua negara lain India, dan filipina.

Lalu bagaimana cara menonton Youtube secara offline? Fitur terbaru ini sejatinya bukanlah sebuah fasilitas download permanen video ke dalam smartphone, melainkan hanya sementara saja. Cara kerjanya adalah pengguna melakukan aktivitas streaming seperti biasa kemudian memilih video yang akan ditonton saat keadaan offline. Fitur ini memanfaatkan cache memori ponsel sehingga bisa diputar ulang meski smartphone tak terkoneksi ke internet. Hanya saja, video hanya dapat ditonton selama 48 jam saja. Setelah itu, video akan terhapus dari memori. Selain itu kekurangan fitur ini adalah tidak semua video mendukung pemutaran secara offline terutama untuk konten lokal. Berikut ini langkah-langkah cara menonton youtube secara offline :

  • Unduh aplikasi Youtube for android melalui Play Store, jika sudah punya maka pastikan versi yang dimiliki merupakan yang terbaru.
  • Jalankan aplikasi Youtube, dan cari video yang Anda inginkan
  • Setelah tampil list pencarian, pilih salah satu
  • Di menu pemutaran, lihat tombol unduh (panah ke bawah).
  • Tekan tombol tersebut dan pilih resolusi Video, Normal atau tinggi
  • Setelah itu video akan terputar dan secara bersamaan akan tersimpan secara offline.
  • Anda bisa memutar video youtube tersebut di menu Play Offline.

Itulah cara menonton Youtube secara offline yang bisa Anda coba, yang perlu diperhatikan adalah cara ini membutuhkan space memori internal sebagai media penyimpanan sementara. Paling tidak cara ini sangat efektif untuk menonton video video yang sifatnya hanya fun saja seperti video lucu, yang sekali dua kali ditonton sudah bosan sehingga tak perlu repot repot memenuhi isi memori karena akan hilang secara sendirinya.

Sumber : http://teknowow.com/cara-menonton-youtube-secara-offline-tanpa-internet/

Acer Perluas Lini Predator Gaming dengan Dukungan Fitur Virtual Reality

Saat berlangsungnya Global Press Conference di next@acer yang berlangsung di New York, Acer mengumumkan hadirnya lini gaming Predator untuk notebook, desktop dan monitor terbaru yang powerful. Notebook Predator 17 X terbaru dan desktop Predator G1 melengkapi lini tertinggi komputasi teknologi dan produk tersebut telah didukung kemampuan NVIDIA GeForce VR-Ready , yang dapat digunakan melalui peranti VR dari Oculus, HTC Vive, OSVR dan StarVR.

Notebok Predator 17 X dibuat dengan melanjutkan kesuksesan notebook gaming sebelumnya. Predator 17 X terbaru membawa overclocking dan kinerja desktop yang dibawa ke dalam mobile gaming. Dilengkapi dengan 6th Generation Intel Core i7-6820HK processor, NVIDIA GeForce GTX 980 graphics, dan custom triple-fan cooling system, menghadirkan kemampuan untuk kekuatan dan portabilitas yang tak tertandingi. Dengan overclocking, gamers dapat menikmati turbo speeds hingga 4.0GHz pada prosesor, up to 1310MHz untuk GPU, dan 3.7GHz untuk VRAM. Siap untuk dunia virtual, kinerja tertinggu untuk GPU dan CPU cocok untuk platform “VR-to-go”

Untuk menikmati game play yang maksimal, tampilan yang menawan dihadirkan dalam notebook 17.3-inch G-SYNC panel. Tersedia dalam tampilan FHD IPS (1920 x 1080) or UHD IPS (4K 3840 x 2160), teknologi NVIDIA G-SYNC sesuai untuk menampilkan powerful GPU ke dalam layar dengan mengurangi tearing dan stuttering.

Untuk desktop gaming, Acer juga meluncurkan Predator G1 Desktop yang menawarkan kekuatan ke dalam tampilan 16-liter dan didesain untuk bermain game di rumah atau dimana saja. Desainnya yang compact membuatnya mudah dibawa kemana saja sebagai mesin gamers tangguh untuk hardcore gamers dengan dukungan LAN. Hadir dengan perpaduan sempurna antara tampilan yang compact dan kinerja, Predator G1 dengan 16-liter chasis didukung NVIDIA GeForce GTX graphics (up to Titan X), 6th Generation Intel Core processors dan up to 64GB DDR4 memory untuk gameplay2 yang smooth. Gamers yang ingin menikmati VR, dapat menancapkan plug headset VR dan nikati dunia baru dengan Predator G1.

Sedangkan untuk monitor, Acer menghadirkan Acer Predator Z1 yang menawarkan kinerja monitor curve tinggi yang dilengkapi dengan fitur NVIDIA G-SYNC technology. Tersedia dalam 31.5-, 30-and 27-inches, dan memiliki fitur tight 1800R curve, sehingga pengguna akan menikmati sepenuhnya aksi dalam bermain games. Desain curve pada seri ini memberikan aksi jarak pandang yang maksimal. Fitur G-SYNC mengurangi efek tearing dan stuttering pada layar.
FotorCreatedPada model 30-inch model memiliki fitur layar 1800R ultra-wide FHD (2560 x 1080) dengan resolusi 21:9 dan 100% sRGB color gamut, menghadirkan detil yang sempurna untuk mengidentifikasi musuh dan mengekplorasi dunia baru. Dikombinasikan dengan fast 4ms GTG (gray-to-gray) response time dan hingga 200Hz refresh rate, menghasilkan grafik yang smooth untuk gambar visual yang realistik – transisi aksi cepat dan dramatis dengan render yang smooth. Didukung 6-axis color adjustment menghasilkan warna gradasi yang smooth untuk menonjolkan tampilan warna yang sesungguhnya.

Predator Z1 series memberikan sudut pandang 178 derajat dan desain curve yang sempurna dan memungkinkan pengguna mensetup beberapa monitor, memberikan keleluasaan pada pandangan layar yang bebas dari bintik spot. Desainnya yang ergonomis memberikan penyesuaian untuk posisi pandang ideal, sementara itu fitur putarnya membantu secara otomatis untuk menyesuaikan gambar dari portrait ke landscape. Desainnya monitor nya pun mudah untuk dilepas dan pasang pada mount-ing ny. Tambahan, kabelnya dapat disembunyikan secara rapi agar area gaming dapat terlihat rapi dan terorganisir. Pengguna juga dapat memilih kondisi pencahayaan yang menawarkan warna yang dapat disesuaikan (mereah, hijau, biru, putih, oranye) dan gaya pencahayaan (tetap, berkedip, berdenyut dan meriah).

Notebook Predator 17 X akan tersedia di pasar Amerika Utara pada bulan Juni mendatang dengan harga $2,799, Eropa akan tersedia pada bulan Juni dengan harga €2,499, dan di Cina akan tersedia pada bulan May dengan harga ¥39,999.

Destop Predator G1 akan tersedia di pasar Amerika Utara pada bulan Juli dengan harga $2,299.99, untuk Eropa akan tersedia pada bulan Juni dengan harga €1,199 dan di Cina tersedia pada bulan Juli dengan harga ¥10,999.

Monitor Predator Z1 akan tersedia di pasar Amerika Utara pada bulan Juni dengan harga $599.99, untuk Eropa tersedia pada bulan Juni dengan harga €599; dan di Cina tersedia pada bulan May dengan harga ¥4,999.

Sumber : http://www.pcplus.co.id/2016/04/baru-terbit/acer-perluas-lini-predator-gaming-dengan-dukungan-fitur-virtual-reality/

Game Berkontribusi Besar Terhadap Pendapatan Line

Game menyokong banyak pendapatan aplikasi pesan instan, Line. Tidak tanggung-tanggung, game memapu menyumbangkan terhadap 50% pendapatan Line. Melihat prospeknya yang bagus, perusahaan yang berbasis di Tokyo itu pun masih ingin terus mendongkrak pendapatannya dari sektor tersebut.

Guna memuluskan langkahnya tersebut, Line pun menggandeng para developer untuk memproduksi game. Dana sebesar USD 97 juta pun dikucurkan untuk mendukung langkahnya tersebut. Menurut rencana, dana tersebut akan digelontorkan pada September mendatang.

Kabarnya ada 400 game yang berjalan di platform layanan pensan instan itu dan mendapatkan tanggapan dari para penggunanya. Hingga awal 2014, jumlah pengguna layanan instan ini dilaporkan mencapai 340 juta pendatar di seluruh dunia. Sebagian besar penggunanya justru berasal dari luar Jepang. Beberapa negara yang disebut memiliki banyak pengguna Line antara lain Thailand, Taiwan, Indonesia, India, dan Spanyol.

Perusahaan yang dirilis tahun 2011 itu memang sudah mulai menampakan pendapatannya yang semakin baik sejak kuartal IV 2013 lalu. Pada periode tersebut, pendapatan Line naik 5 kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. Penghasilanya mencapai 12,2 miliar yen, melonjak drastis dari sebelumnya yang hanya 2,2, miliar yen. Pendongkrakan pendapatnya itu sukses berkat kebijakannya menerapkan tambahan biaya dari permainan yang mereka sediakan.

Sumber : http://beritanet.com/news/11647/Game-Berkontribusi-Besar-Terhadap-Pendapatan-Line