Pengguna Aktif AdBlock Plus Tembus 100 Juta

Tool pemblokir iklan paling populer, Adblock Plus, kini memiliki pengguna aktif lebih dari 100 juta. Empat bulan yang lalu Adblock Plus juga sudah mengumumkan bahwa aplikasinya sudah didownload lebih dari 500 juta kali. Pencapaian ini menunjukkan tingkat retensi yang memuaskan, mengingat Adblock Plus sudah dirilis sekitar 10 tahun dan tentunya sudah didownload lebih dari sekali oleh penggunanya.  

Untuk mendapatkan angka yang akurat dari jumlah pengguna aktif Adblock Plus memang cukup sulit, karena update pada kebijakan privasi Adblock Plus tidak memungkinkan bagi pihak lain untuk melihat jumlah pasti dari pengguna aktif. Terakhir kali diumumkan, pengguna aktif Adblock Plus masih menunjukkan angka 50 juta dan tidak di-update lagi setelah itu.

Namun kepala operasional Adblock Plus, Ben Williams, menjelaskan dalam pernyataannya bahwa untuk angka 100 juta ini merupakan angka terakhir yang berhasil mereka dapatkan di mana pihak Adblock sudah bekerja selama beberapa bulan untuk mendapatkan hasil yang paling akurat tanpa melanggar kebijakan privasinya yang sangat ketat tersebut. Adblock Plus tetap tidak menjelaskan bagaimana tepatnya mereka bisa mendapatkan jumlah pengguna aktifnya.

Namun ada sebuah peringatan besar yang dicantumkan Adblock Plus kepada para calon penggunanya, yakni jika mereka menggunakan Adblock Plus di lebih dari satu perangkat maka pengguna tersebut akan dihitung lebih dari satu kali. Angka ini juga menunjukkan ‘instalasi akfif’ dimana Adblock Plus tidak bisa melacak pengguna apakah menggunakan komputer, tablet atau smartphone. Sumber : http://www.jagatreview.com/2016/05/pengguna-aktif-adblock-plus-tembus-100-juta/

Intel Akan Hadirkan Prosesor Skylake Desktop Baru?

Prosesor desktop dengan arsitektur Skylake telah dihadirkan Intel sejak pertengahan tahun 2015 lalu. Untuk tahun 2016 ini, Intel disebut akan menghadirkan penerus dari Skylake, Kaby Lake. Namun, sebelum Kaby Lake, Intel bisa jadi akan merilis beberapa prosesor Skylake lagi, untuk desktop, dengan kecepatan lebih tinggi dari yang ada saat ini.     Berdasarkan kabar yang beredar di Internet, Intel telah mengeluarkan pengumuman terkait hadirnya sembilan prosesor Skylake LGA1151 baru.

Kesembilan prosesor tersebut terdiri dari tiga prosesor Core i3, empat prosesor Pentium, serta dua prosesor Celeron. Prosesor-prosesor tersebut adalah Core i3-6120, Core i3-6120T, Core i3-6320T, Pentium G4420, Pentium G4540, Pentium G4420T, Pentium G4520T, Celeron G3940, dan Celeron G3920T. Sayangnya, walaupun kode-kode prosesor tersebut telah muncul, belum ada keterangan terkait spesifikasi, terutam

a clock speed, dari masing-masing prosesor. Hanya saja, ada kabar yang menyebutkan bahwa Core i3-6320T akan mengusung clock speed 100 MHz di atas Core i3-6300T, yakni 3400 MHz. Bisa jadi, prosesor lain juga akan menawarkan peningkatan serupa. Intel sendiri memang belum mengumumkan resmi kehadiran prosesor-prosesor baru tersebut. Namun, bila Intel memang menyiapkan prosesor-prosesor tersebut, mereka akan menghadirkannya dalam waktu dekat ini. Tentunya, prosesor baru tersebut akan kompatibel dengan motherboard LGA1151 yang ada saat ini.

Sumber : http://www.jagatreview.com/2016/05/intel-akan-hadirkan-prosesor-skylake-desktop-baru/

Smartphone Windows 10 Akan Segera Dukung Pemindai Sidik Jari

Microsoft saat ini sedang meningkatkan kemampuan log in biometris yang ada pada Windows 10 Mobile. Microsoft berencana akan menambahkan sensor sidik jari pada Windows Hello di Windows 10 Mobile musim panas ini. Bagi yang belum tahu, Windows Hello merupakan sistem log in biometris yang ada pada Windows 10.

Untuk perangkat mobile, saat ini yang sudah mendukung Windows Hello adalah Lumia 950, tetapi terbatas pada iris scanning saja.   Rencana penambahan peminai sidik jari ini diumumkan Microsoft pada acara Windows Hardware Engineering Community di China bulan Maret lalu. Namun, baru awal minggu ini Microsoft merilis sebuah presentasi untuk memperkenalkan ke publik tentang rencana fitur sidik jari tersebut.

Rencana Microsoft ini pastinya akan berujung pada kebutuhan hardware baru untuk produksi smartphone Windows 10 Mobile baru mereka yang mendukung fitur pemindai sidik jari. Microsoft sebelumnya juga pernah mengumumkan bahwa smartphone terbaru Windows 10 Mobile akan memiliki fitur dual biometric dengan deteksi iris mata dan pemindai sidik jari.

Berdasarkan informasi ini, sepertinya Microsoft mulai meningkatkan fitur keamanan dari smartphone Windows 10 Mobile dan mulai mengikuti para kompetitor mereka. Memang, kompetitor Microsoft sudah banyak mengimplementasikan pemindai sidik jari di produk smartphone mereka. Mari kita tunggu saja seri smartphone apa yang akan pertama kali keluar dengan pemindai sidik jari ini.

Sumber : http://gadget.jagatreview.com/2016/05/smartphone-windows-10-akan-segera-dukung-pemindai-sidik-jari/

Google Akan Kenalkan Headset Android VR?

Belakangan ini, terdengar kabar kalau Google akan memperkenalkan Headset Android VR. Headset terbaru buatan Google ini kemungkinan besar akan dikenalkan pada ajang Google I/O Developer, yang akan diselenggarakan minggu depan. Headset ni merupakan sebuah perangkat independen, bukan seperti Google Card Board yang telah mereka perkenalkan beberapa tahun lalu.  

Kabar ini dikuatkan dengan ditemukannya sebuah icon yang menunjukkan Android VR pada aplikasi Google Play Developer Console beberapa hari lalu. Dengan penemuan ini, bisa jadi Google tengah menyiapkan ekosistem untuk perangkat VR tersebut. Nantinya, para developer akan memiliki opsi untuk membuat aplikasi Android secara nativeyang mendukung VR di Play Store.

Headset Android yang dibuat Google ini disebut bisa beroperasi secara independen. Hal ini berarti headset ini telah dilengkapi komponen penuh, sehingga tidak membutuhkan bantuan dari perangkat lain, seperti smartphone Android. Tentu saja, sebuah versi OS Android khusus akan digunakan untuk menjalankan headset tersebut. Untuk mendapatkan pengalaman VR yang baik, umumnya dibutuhkan perangkat VR yang mahal. Namun, kemungkinan Google akan merilis headset Android VR dengan harga yang lebih murah. Mari kita tunggu saja pengumuman resmi dari Google mengenai headset Android VR terbaru mereka pada ajang Google I/O.

Sumber : http://gadget.jagatreview.com/2016/05/google-akan-kenalkan-headset-android-vr/

AMD Tampilkan Informasi GPU Rx M400 Series

AMD akhirnya menampilkan informasi mengenai pengolah grafis untuk perangkat mobile, Rx M400 Series. Informasi tersebut kini telah tersedia, dan bisa diakses oleh publik di situs resmi mereka. Sayangnya, lini Rx M400 yang telah ditampilkan AMD ini tampaknya hanya “rebrand” dari GPU dari era sebelumnya, Rx M300 Series, bukan GPU baru yang menggunakan arsitektur baru, Polaris.   Terdapat 11 GPU Rx M400 Series yang ditampilkan AMD, yaitu R9 M485, R9 M470X, R9 M470, R7 465X, R7 M465, R7 M460, R7 M445, R7 M440, R5 M435, R5 M430, dan R5 M420. Kesebelas GPU tersebut masih terlihat menggunakan spesifikasi serupa dengan beberapa GPU Rx 300 Series. Namun, terlihat masih terdapat beberapa nama yang belum digunakan oleh AMD, seperti R9 M490X, R9 M490, R9 M480, R7 M450, dan lain sebagainya. AMD Rx M400 Series Berdasarkan berbagai informasi yang beredar di Internet belakangan ini, nama-nama yang belum digunakan tersebut bisa jadi sengaja disiapkan AMD untuk GPU Polaris. Memang, sempat muncul kabar bahwa R9 M480 telah diasosiasikan dengan Polaris 11, salah satu varian GPU Polaris, yang disiapkan untuk perangkat mobile. Hanya saja, kabar ini sejauh ini bukan kabar resmi dari AMD, sehingga kebenarannya masih belum bisa dipastikan. Polaris sendiri banyak disebut akan diperkenalkan dalam waktu dekat ini. Namun, belum diketahui kapan waktu pasti perkenalan dari Polaris tersebut, dan juga GPU apa saja yang akan diperkenalkan. Kemungkinan terbesar, AMD akan mengumumkan GPU untuk desktop terlebih dahulu. GPU untuk perangkat mobile tampaknya baru akan diumumkan menyusul.

Sumber : http://www.jagatreview.com/2016/05/amd-tampilkan-informasi-gpu-rx-m400-series/

Tingkat Penggunaan Microsoft Edge Kembali Menurun

Tren penurunan jumlah pengguna dilaporkan kembali menimpa browser milik Microsoft yang disertakan di Windows 10, Microsoft Edge. Berdasarkan data dari Digital Analytics Program (DAP) yang dijalankan di situs milik pemerintah Amerika Serikat, tingkat penggunaan Microsoft Edge kembali menurun di bulan Maret – April 2016 ini. Bahkan, tingkat penggunaan di bulan April 2016 lalu mencapai titik terburuk sejak Windows 10 dirilis.    

DAP sendiri mencatat statistik dari sekitar 4000 situs di bawah 400 domain yang dimiliki pemerintah AS, dengan 10% – 15% pengunjung dari luar AS, dan sisanya dari AS. Berdasarkan pencatatan di bulan April 2016 lalu, Microsoft Edge hanya digunakan sekitar 22.1% dari total pengunjung situs-situs tersebut. Persentase tersebut menunjukkan penurunan yang cukup besar, 2.8%, bila dibandingkan bulan Febuari 2016 lalu.

Selain DAP, perusahaan lain yang mencatat data lalu lintas di Internet juga mengindikasikan Microsoft Edge masih belum berhasil menarik banyak pengguna, bahkan cenderung kehilangan pengguna. StarCounter dan Net Applications juga menyebutkan Microsoft Edge gagal berkembang dalam beberapa bulan terakhir ini. Hal itu membuat Microsoft harus mengakui ketertinggalan mereka dari Google di peperangan browser.

Microsoft Edge sendiri sebenarnya diharapkan penggunaannya mulai meningkat di bulan April – Mei 2016 ini. Hal itu disebabkan karena Microsoft mulai membuka dukungan ekstensi untuk browser tersebut. Hanya saja, peningkatan yang diharapkan ternyata tidak terjadi di April 2016 lalu. Belum diketahui apakah tingkat penggunaan di bulan Mei 2016 ini akan meningkat setelah dukungan ekstensi dibuka.

Sumber : http://www.jagatreview.com/2016/05/tingkat-penggunaan-microsoft-edge-kembali-menurun/

Motorola Droid Maxx 2 Terima Update Android Marshmallow

Kabar gembira bagi pengguna smartphone Motorola Droid Maxx 2 karena update Android 6.0 Marshmallow telah dirilis. Seperti yang kita ketahui, Droid Maxx 2 ini adalah versi Amerika dari smartphone Moto X Play yang ditujukan untuk pasar global. Seperti biasa, update dapat dilakukan melalui OTA (Over the Air). Motorola Droid Maxx 2 ini dibekali dengan layar sentuh berukuran 5,5 inci dengan resolusi full HD 1920 x 1080 piksel berteknologi panel IPS (In-Plane Switching) dengan kerapatan layar mencapai 401 piksel per inci, serta dilindungi lapisan antigores dari Gorilla Glass 3.

Smartphone Motorola Droid Maxx 2 menjalankan sistem operasi Android 5.1.1 Lollipop saat pertama kali dirilis. Performa yang ditawarkan oleh Motorola Droid Maxx 2 cukup baik di kelasnya dengan ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 615 yang mengusung prosesor octa-core ARM Cortex-A53 64-bit yang terdiri dari quad-core berkecepatan 1,7GHz dan quad-core berkecepatan 1GHz yang dipadukan dengan memori RAM sebesar 2GB, serta didukung oleh pengolah grafis dari Adreno 405.

Motorola juga membekalinya dengan memori internal sebesar 16GB/32GB yang dapat diperluas melalui slot microSD maksimal 128GB. Konektivitas Motorola Droid Maxx 2 cukup lengkap dengan dukungan Bluetooth, port microUSB, WiFi, GPS, 4G LTE, dan 3G HSPA. Salah satu keunggulan ponsel ini adalah dukungan baterai berkapasitas bersar di kelasnya, yakni 3630mAh.

Kamera adalah fitur unggulan Motorola Droid Maxx 2 karena dibekali dengan kamera utama dengan resolusi 21 megapiksel dengan sensor Sony IMX230 aperture f/2.2 lengkap dengan fitur autofokus dan LED flash. Droid Maxx 2 juga diperkuat dengan kamera depan resolusi 5 megapiksel untuk foto selfie dan video call, seperti yang dilansir dari Phone Arena (08/05/2016). Sumber : http://sidomi.com/449562/motorola-droid-maxx-2-terima-update-android-marshmallow/

Cara Mengatasi Baterai Smartphone yang Susah Dicharge

Baterai smartphone cenderung cepat habis lantaran seringnya pengguna menfaatkan fitur data untuk berbagai keperluan. Saat mengalami masalah, bagi yang punya ponsel dengan baterai removeable alias bisa diganti, lebih mudah penangannya. Dengan membeli baterai baru, maka masa masalah teratasi. Namun hal ini tidak berlaku untuk pemilik smartphone yang baterainya non-removable. Perlu biaya lebih tinggi untuk menggantinya. Nah, tapi ada cara untuk mengakali baterai non removable yang susah  diisi ulang. Proses charging yang tidak dapat dilakukan, diakali agar bisa menerima input listrik kembali. Dikutip dari laman  Okezone, berikut langkahnya: Lakukan restart. Biasaya dengan melakukan restart membuat kondisi baterai ponsel pintar kembali normal. Pasalnya bisa jadi pemicu dari susah proses charging akibat dari munculkan error pada sistem. Proses restart mengembalikan sistem untuk beroperasi seperti semula.

Cek kabel USB yang dijadikan kabel charge. Dapat pula masalah susah mengisi baterai akibat dari persoalan kabel penghantar listriknya. Mungkin saja ada rangkaian kabel yang putus di tengah. Cara mengeceknya, coba lakukan charge baterai memakai kabel USB lain. Jika ternyata bisa, maka kemungkinan masalah berasal dari kabel lama yang rusak. Pastikan  membeli kabel USB original untuk menghindari masalah kelistrikan.

Periksa power adapter. Selain kabel, power adapter kerap menjadi masalah dalam pengisian listrik pada baterai. Jika ponsel tidak bisa discharge atau proses charge tidak bisa penuh mengisi daya betarai, ada kemungkinan dipicu kerusakan power adapter.  Untuk mengeceknya bisa menggunakan power adapter lain. Kalau berhasil mengisi secara penuh maka pemicunya adalah power adapter yang lama.

Amati port USB. Port USB turut memegang peran penting saat charge baterai smartphone. Pengujian bisa dilakukan dengan menghubungkan smartphone pada port USB lain yang menjadi sumber listrik.

Hubungi service center resmi. Sebelum memutuskan mengganti, ada baiknya menghubungi service center kalau belum yakin pemicunya adalah baterai. Biasanya pihak service center akan memberikan saran terbaiknya. Sumber : http://sidomi.com/449264/cara-mengatasi-baterai-smartphone-yang-susah-dicharge/

Jangan Langsung Hidupkan AC dalam Kondisi Mobil Tertutup

AIR Conditioner (AC) atau pendingin udara dalam kendaraan menjadi fasilitas yang sangat penting. Terlebih, di tengah suhu udara yang panas seperti kota-kota di wilayah Indonesia. Namun, dalam penggunaannya banyak orang yang keliru sehingga membahayakan kesehatan pengemudi dan penumpang di dalam kendaraan. Alangkah baiknya Anda memperhatikan cara menggunakan AC secara baik dan benar. Ingat, jangan langsung menyalakan AC kendaraan saat mobil baru dihidupkan dengan kondisi  tertutup. Udara yang dihembuskan dari AC sejatinya bercampur dengan udara di dalam mobil. Usai menghidupkan mobil, alangkah baiknya Anda membuka kaca atau pintu terlebih dahulu. Hal ini agar terjadi pergantian udara. Selang beberapa menit silakan AC kendaraan Anda dinyalakan.  Setelah waktu pergantian udara terasa cukup, jendela dapat ditutup kembali, dan Anda bisa melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Berdasarkan penelitian dari berbagai sumber, radiasi sinar matahari yang panas menyebabkan reaksi kimia antara material plastik, pengharum ruangan, bahan pelapis jok atau bahan lain di kabin yang menghasilkan berbagai zat baru. Salah satunya adalah Benzena, racun penyebab kanker. AC Benzene adalah racun yang bisa mempengaruhi ginjal dan hati, serta sangat sulit bagi tubuh untuk mengeluarkan racun-racun tersebut. Benzena juga bisa meracuni tulang dalam tubuh, menyebabkan Anemia dan menurunkan sel darah putih. Jika sering terhirup dalam jangka waktu lama, bisa menyebabkan Leukemia, serta menambah risiko kanker. Selain itu, Benzena dapat mengakibatkan keguguran bagi ibu hamil. Kadar Benzena dalam ruangan yang bisa ditoleransi manusia adalah 50mg/ft2. Sebuah mobil yang diparkir dalam ruangan dengan jendela tertutup akan menghasilkan 400-800 mg Benzene. Namun, bila diparkir di luar ruangan dan di bawah terik matahari pada temperatur 15 derajat celcius ke atas, tingkat Benzena bisa naik hingga mencapai 2.000-4.000 mg, 40 kali tingkat Benzena yang bisa ditoleransi. Jika Anda terbiasa langsung naik mobil tanpa membuka jendela, banyak racun yang terhirup dalam tubuh. Dalam beberapa kasus banyak orang yang merasa mengantuk, pusing, atau mual setelah langsung menghidupkan AC. Padahal, hal ini bisa jadi penyebab kecelakaan di jalanan. Kondisi ini bisa lebih berbahaya jika freon AC kendaraan Anda bocor. Di mana kerusakan tersebut dapat menyebabkan paparan carbon monoxida (CO), gas berbahaya yang sangat mematikan. Gas ini tidak berbau dan berwarna. Sehingga, kebanyakan orang cenderung tidak menyadari adanya bahaya yang sedang mengancam jiwa mereka. Banyak kasus orang meninggal di dalam mobil dengan kondisi AC hidup akibat menghirup gas CO. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya jangan memarkir mobil dalam kondisi mesin dan AC hidup. Kalaupun terpaksa harus menghidupkan mesin atau AC, pastikan jendela mobil tidak dalam tertutup rapat. Beri ruang udara sedikit, sehingga oksigen tetap bisa masuk ke dalam kabin mobil ketika terjadi kebocoran freon. Selain itu, jika Anda memarkir kendaraan di ruangan terbuka, carilah tempat yang teduh atau tidak terpapar langsung sinar matahari. Selanjutnya, sebisa mungkin lakukan pengecekan secara rutin kondisi AC khususnya freon. Terutama bila mobil yang dipakai adalah kendaraan yang sudah tua. Sumber : http://autotekno.sindonews.com/read/1106596/128/jangan-langsung-hidupkan-ac-dalam-kondisi-mobil-tertutup-1462528270

Tahun Ini Coding Masuk Kurikulum SMK

Rencana pemerintah untuk bisa menghasilkan 1.000startup (perusahaan rintisan) sampai 2020, sepertinya akan tercapai. Menurut Kementerian Komunikasi dan (Kominfo), saat ini Kementerian Pendidikan dan kebudayaan berencana memasukkan mata pelajaran pembuatan program komputer (coding) ke dalam kurikulum tahun ajaran 2016-2017.

“Permasalahan di Indonesia untuk startup lokal, adalah terbatasnya keahlian untuk coding. Pak Anies (Mendikbud) bilang akan memasukkan mata pelajaran coding untuk kurikulum tahun depan,” ujar Menkominfo Rudiantara, usai Peluncuran The Next Dev 2016 di Jakarta, Senin 9 Mei 2016.

Selain ilmu coding di sekolah menengah atas, penciptaan startup juga terus dilakukan oleh perusahaan-perusahaan teknologi, salah satunya operator Telkomsel melalui The Next Dev. Tahun ini program pencarian startup itu dilaksanakan kembali dengan mengambil tema ‘Karya Anak Bangsa untuk Solusi Indonesia’.

Penyelenggaraan pada tahun kedua ini tetap fokus pada pengembangan Smart City, namun dengan ruang lingkup yang lebih luas, yaitu pengembangan aplikasi untuk daerah pedesaan.

“Menurut kami, masalah perkotaan memiliki keterkaitan yang erat dengan masalah pedesaan. Karena itu, konsep Smart City sebaiknya juga mampu mengakomodir masalah pedesaan untuk menciptakan dampak yang lebih holistik bagi masyarakat,” ujar Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah di tempat yang sama.

Persyaratan untuk bisa mengikuti kompetisi ini adalah tim, atau individu WNI berusia 18-30 tahun. Kompetisi ini akan menyasar 20 kota di Indonesia, mulai dari Aceh sampai Ambon. Dari sekian banyak aplikasi, 20 tim akan dipilih sebagai finalis yang akan memperoleh pelatihan dan pendampingan secara intensif, mulai dari pengembangan soft skills, teknik melakukan coding, marketing skill hingga keahlian berkomunikasi.

The Next Dev tahun pertama yang diadakan pada 2015, telah menjaring sekitar 500 ide cikal bakal startup lokal. Dari situ, diseleksi 20 tim yang idenya paling sesuai dengan visi Smart City Indonesia. Tiga pemenang dalam The Next Dev tahun lalu, adalah aplikasi Gandeng Tangan, Rumah Sinaui, dan Jejakku.

Sumber : http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/770095-tahun-ini-coding-masuk-kurikulum-smk