Beberapa hari lalu, Facebook secara resmi telah membantah kabar yang menyatakan bahwa Facebook telah meyadap percakapan penggunanya via microphone di smartphone untuk mengakuratkan iklan bertarget pada penggunanya. Pihak Facebook mengatakan bahwa Facebook tidak memanfaatkan microphone di smartphone pengguna untuk menginformasikan sebuah iklan atau mengubah jajaran informasi yang ada pada News Feed pengguna.

A-smartphone-user-shows-the-Facebook-application

Facebook juga mengatakan bahwa data iklan bertarget yang diolah mereka hanya didapat berdasarkan interest penggunanya dan informasi lain di profil pengguna. Tuduhan mengenai penyadapan ini diklaim oleh seorang professor dari University of South Florida, Kelli Burns. Burns menyatakan bahwa Facebook secara diam-diam telah mendengarkan percakapan penggunanya tapi Burns tidak memiliki bukti yang cukup.

Namun selain Burns sebenarnya, sebelumnya sudah banyak pihak yang menuduh Facebook telah melakukan penyadapan dan kabar tuduhan ini sudah banyak beredar di social media pada beberapa waktu yang lalu. Logikanya memang Facebook memiliki akses pada microphone di smartphone pengguna karena pengguna telah memberikan ijin untuk mendengarkan ketika mungkin pengguna sedang menggunakan fitur merekam video di Facebook.

Facebook pun juga sudah memberi pernyataan bagi pengguna yang khawatir kalau Facebook akan mendengarkan percakapan yang dilakukan antar pengguna, pengguna data mematikan aplikasi mobile Facebook untuk mengakses microphone yang ada di smartphone pengguna. Pengguna dapat mematikannya pada menu Setting di Android dan di iOS.

Sumber : http://www.jagatreview.com/2016/06/facebook-bantah-telah-menyadap-penggunanya/

Leave a Reply

Your email address will not be published.