Unik, Ternyata Desain Laptop legendaris Ini Terinspirasi Dari Kotak Bento

Mastersewa.com – Melihat laptop ThinkPad, kamu akan disuguhkan tampilan yang khas dengan bentuk kotak, warna hitam, trackpoint merah pada tuts keyboard, dan tulisan ThinkPad yang dicetak miring. Yup, sejak pertama kali laptop ThinkPad tersebut di buat pada tahun 1992 hingga kini, ciri khas itulah tetap dipertahankan hingga saat ini. Tak hanya itu, kualitas tahan banting pun menjadi kekuatan ThinkPad untuk menguasai pasar dunia.

Memutar memori ke belakang, desain ThinkPad nyatanya terinspirasi dari kotak bento khas dari Jepang. Begitu pengakuan dari mantan Chief Design Officer Lenovo, David Hill saat berbincang dengan wartawan di Yokohama, Jepang, baru-baru ini. “Saya bukan yang pertama merancang ThinkPad, tetapi Richard Sapper. Tapi jika melihat desain awal, ada elemen surprise karena sumber inspirasinya bento box. Bentuknya hitam, ukurannya sama, dan ketika dibuka ada makanan yang siap dimakan,” ujar Hill.

Saat membuka kotak makan bento, konsumen bisa menikmati makanan yang tersaji. Serupa dengan hal tersebut, konsumen akan dikejutkan dengan deretan tombol keyboard yang nyaman dan kemampuan prosesor yang mampu membantu konsumen bekerja secara maksimal ketika membuka laptop ThinkPad.

“Kalau laptop tertutup, tampilannya elegan, dan begitu dibuka memperlihatkan isi yang indah. Desain dan ThinkPad mustahil dipisahkan,” Hill menegaskan.

laptop thinkpad

Pria yang sudah 30 tahun berkutat pada desain komputer ini mengatakan, harga terbesar dalam industri komputer adalah desain. Lenovo harus bersaing ketat dengan para kompetitor dalam hal desain.

“Kami duduk dan memikirkan soal pengembangan desain, sehingga pada akhirnya muncul ide bagus,” ucapnya. Hill menceritakan, perancang ThinkPad, Richard Sapper pertama kali datang ke IBM pada 1986. Dia sangat frustasi dengan IBM karena harus berdebat dengan para pejabat eksekutif IBM lantaran menentang pendapatnya. Sebagai contoh terkait trackpoint pada tuts keyboard.

Diketahui, Richard menentang trackpoint berwarna hitam pada ThinkPad, karena dia ingin menonjolkan warna merah. Akan tetapi, IBM bilang tidak bisa warna merah karena seperti tombol darurat.

“Richard pikir, siapa sih orang-orang ini, hanya melihat aspek engineering produk. Lalu, Richard mengusulkan IBM merombak tim desain dan membuat trackpoint berwarna merah. Di awali dari percontohan atau uji coba, karena trackpoint merah tidak ada dalam agenda IBM. Dia sungguh pintar dalam hal ini,” Hill menerangkan.

Dia mengaku, masalah warna hitam laptop ThinkPad yang selalu menonjolkan konsep keasliannya pernah mengemuka. Haruskah membuat ThinkPad selain hitam?. “Secara personal, saya tidak menekankan ThinkPad harus hitam, tapi ini sudah jadi sebuah DNA walaupun warna bukan masalah besar bagi konsumen,” kata Hill.

Kini posisi Hill sebagai Chief Design Officer Lenovo digantikan Brian Leonard. Dalam kesempatan yang sama, Brian mengungkapkan, dalam hal desain, perusahaan memadukan antara keindahan dan teknologi menjadi produk ThinkPad yang unik.

Dalam melahirkan produk anyar, Brian mengaku, banyak mendengar pendapat dan keluhan konsumen. Hal itu sudah dilakukan tim perusahaan asal China ini untuk menciptakan produk baru dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami bicara dengan ribuan konsumen dari berbagai belahan dunia untuk mendapat masukan dan kami terapkan di peta jalan (road map) kami. Konsumen telah banyak mempengaruhi road map kami, karena kami mendapat data soal sentimen konsumen, baik itu negatif maupun positif,” jelasnya.